Polri Buru Frendry Dona Pengendali Lab Rahasia Penghasil Vape Etomidate

2026-04-22     HaiPress

JAKARTA, iDoPress - Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri menerbitkan daftar pencarian orang (DPO) terhadap Frendry Dona alias Fhoku yang diduga menjadi sosok pengendali laboratorium rahasia (clandestine lab) produksi cartridge vape berisi etomidate di Jakarta Timur.

Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Eko Hadi Santoso mengatakan Frendry berperan sebagai otak di balik operasi peredaran narkoba tersebut.

“DPO atas nama Frendry Dona alias Fhoku yang berperan sebagai pengendali clan lab etomidate di Jakarta," kata Eko dalam keterangannya, Rabu (22/4/2026).

Dalam surat DPO bernomor DPO/57/IV/2026/Dittipidnarkoba tertanggal 16 April 2026, polisi turut merilis ciri-ciri Frendry.

Dia memiliki tinggi badan sekitar 165 cm dengan berat 65 kg, rambut hitam lurus, mata sipit, hidung mancung, bibir tidak terlalu tebal, kulit putih, dan diperkirakan berusia 38 tahun.

Polisi juga mengimbau masyarakat yang mengetahui keberadaan Frendry agar segera melapor kepada pihak kepolisian melalui nomor yang tercantum dalam surat DPO.

Eko menambahkan, Frendry bukan sosok baru dalam kasus narkotika.

“Bahwa yang bersangkutan merupakan residivis kasus narkoba," ujarnya.

Kasus bermula dari kecurigaan ojol terhadap paketnya

Kasus ini terungkap setelah seorang pengemudi ojek online (ojol) merasa curiga terhadap paket yang dibawanya pada Senin (13/4/2026) malam.

Pengemudi tersebut kemudian melapor ke petugas piket Bareskrim Polri dan menyerahkan barang tersebut untuk diperiksa.

Hasil pemeriksaan menggunakan X-ray menunjukkan adanya kandungan narkotika.

"Setelah dilakukan pengecekan dan pemeriksaan oleh personel Subdit IV didapatkan 13 bungkus catridge warna hitam berlogo Mafia diduga bersisi cairan etomidate dan satu bungkus bening yang diduga berisi sabu," terang Eko.

Menindaklanjuti temuan tersebut, tim gabungan Subdit IV Dittipidnarkoba Bareskrim Polri dan Satgas NIC melakukan penyelidikan dengan metode penyamaran sebagai pengemudi ojek online.

Barang tersebut sempat diarahkan untuk diantar ke kawasan Danau Cavalio, Pesanggrahan, Jakarta Selatan.

Namun, pengambilan barang dilakukan oleh pihak lain untuk kemudian dikirim kembali ke sebuah hotel di kawasan Matraman, Jakarta Timur.

Penafian: Artikel ini direproduksi dari media lain. Tujuan pencetakan ulang adalah untuk menyampaikan lebih banyak informasi. Ini tidak berarti bahwa situs web ini setuju dengan pandangannya dan bertanggung jawab atas keasliannya, dan tidak memikul tanggung jawab hukum apa pun. Semua sumber daya di situs ini dikumpulkan di Internet. Tujuan berbagi hanya untuk pembelajaran dan referensi semua orang. Jika ada pelanggaran hak cipta atau kekayaan intelektual, silakan tinggalkan pesan kepada kami.