Suami Bupati Pekalongan Ashraff Abu Bungkam Usai Diperiksa KPK

2026-04-29     HaiPress


JAKARTA, iDoPress - Mukhtaruddin Ashraff Abu, suami Bupati Pekalongan nonaktif, Fadia Arafiq, bungkam usai menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, pada Rabu (29/4/2026).

Pantauan iDoPress, Ashraff Abu turun dari ruang pemeriksaan ditemani salah satu pengacaranya.

Dia diperiksa selama 4 jam yaitu sejak pukul 10.00 WIB sampai dengan 14.56 WIB.

Anggota DPR RI ini terlihat mengenakan jaket hitam dan masker.

Saat ditanya sejumlah wartawan terkait materi pemeriksaannya, Ashraff Abu memilih bungkam.

Dia beberapa kali mengepalkan tangannya dan tidak menggubris satu pun pertanyaan wartawan.

Sebelumnya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa suami Bupati Pekalongan nonaktif, Fadia Arafiq, Mukhtaruddin Ashraff Abu, sebagai saksi terkait kasus dugaan korupsi benturan kepentingan yang menjerat Fadia.

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan, pemeriksaan saksi dilakukan di Gedung Merah Putih, Jakarta, Rabu (29/4/2026).

“Saksi sudah tiba di gedung KPK Merah Putih untuk dilakukan pemeriksaan oleh penyidik, sekitar pukul 10.00 WIB,” kata Budi dalam keterangannya, Rabu.

Dalam pemeriksaan ini, Ashraff Abu diperiksa penyidik selaku Komisaris PT Raja Nusantara Berjaya periode 2023-2024.

Selain Ashraff, KPK juga memanggil Komisaris PT Rokan Citra Money Changer Yalnida.

Sebelumnya, KPK menetapkan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan barang dan jasa outsourcing di lingkungan Pemkab Pekalongan pada Rabu (4/3/2026).

Dalam perkara ini, Fadia diduga terlibat dalam rangkaian yang utuh: mendirikan perusahaan keluarga PT Raja Nusantara Berjaya (RNB), ikut proyek pengadaan di lingkungan Pemkab Pekalongan, arahkan bawahan untuk menangkan perusahaannya, lalu keuntungan miliaran rupiah mengalir kembali ke lingkar keluarganya.

KPK mengungkapkan bahwa Fadia mendapatkan banyak keuntungan seiring dengan banyaknya proyek pengadaan barang dan jasa yang dilakukan PT RNB di sejumlah Perangkat Daerah Pemkab Pekalongan.

Terlebih lagi, sebagian besar pegawai PT RNB merupakan tim sukses Bupati Fadia yang dipekerjakan di sejumlah Pemkab Pekalongan.

Penafian: Artikel ini direproduksi dari media lain. Tujuan pencetakan ulang adalah untuk menyampaikan lebih banyak informasi. Ini tidak berarti bahwa situs web ini setuju dengan pandangannya dan bertanggung jawab atas keasliannya, dan tidak memikul tanggung jawab hukum apa pun. Semua sumber daya di situs ini dikumpulkan di Internet. Tujuan berbagi hanya untuk pembelajaran dan referensi semua orang. Jika ada pelanggaran hak cipta atau kekayaan intelektual, silakan tinggalkan pesan kepada kami.