Sudah Jual Murah, tapi Untung Tipis: Dilema Pedagang Es Teh di Manggarai Jaksel

2026-04-30     HaiPress

JAKARTA, iDoPress — Di sudut-sudut gang RW 07, Manggarai, Jakarta Selatan, para ibu rumah tangga membuka lapak es teh gentong di depan rumah mereka setiap pagi.

Dengan meja kayu sederhana, aroma teh yang kuat tercium dari warung-warung kecil yang berjejer.

Air rebusan teh yang masih berasap diaduk langsung dengan gula pasir di tempat mereka berjualan.

Bagi sebagian ibu, minuman sederhana ini menjadi penopang ekonomi keluarga, diracik sejak pagi dan dijajakan hingga malam agar dapur tetap mengepul.

Setiap plastik es teh yang terjual menjadi harapan untuk bertahan di tengah kerasnya kehidupan kota.

Belasan Tahun Berdagang

Salah satu pedagang, Yuli Yanti (34), mengaku telah belasan tahun menggantungkan hidup dari usaha es teh gentong.

"Sejak tahun 2008, setelah menikah sampai akhirnya punya anak, sambil bantu perekonomian suami," ungkap Yuli saat ditemui di warungnya di Manggarai, Rabu (29/4/2026).

Yuli juga melengkapi dagangannya dengan berbagai menu lain seperti seblak, mi instan, kentang goreng, dan frozen food.

Warung sederhana itu sangat membantu ekonomi keluarganya, terutama saat suaminya sakit dan tidak dapat bekerja optimal.

Dalam sehari, Yuli mampu menjual sekitar 50 plastik es teh gentong dengan harga Rp 2.000 per porsi.

Dari jumlah tersebut, keuntungan yang diperoleh tergolong tipis, sekitar Rp 40.000 per hari.

Keuntungan bisa meningkat saat cuaca panas dan penjualan melebihi 50 porsi.

Keuntungan Makin Tergerus

Di tengah margin yang tipis, para pedagang kini menghadapi kenaikan harga bahan, terutama plastik.

"Iya benar, harga plastik lagi mahal, sampai yang tadi harganya Rp 10.000 per pax, naik jadi Rp 15.000," ujar Yuli.

Dalam sehari, ia membutuhkan setidaknya dua pak plastik bening.

Penafian: Artikel ini direproduksi dari media lain. Tujuan pencetakan ulang adalah untuk menyampaikan lebih banyak informasi. Ini tidak berarti bahwa situs web ini setuju dengan pandangannya dan bertanggung jawab atas keasliannya, dan tidak memikul tanggung jawab hukum apa pun. Semua sumber daya di situs ini dikumpulkan di Internet. Tujuan berbagi hanya untuk pembelajaran dan referensi semua orang. Jika ada pelanggaran hak cipta atau kekayaan intelektual, silakan tinggalkan pesan kepada kami.