04-30
Bansos, Santunan, hingga Pelayanan Terbaik untuk Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi
2026-04-30
HaiPress



JAKARTA, iDoPress - Pemerintah memastikan korban kecelakaan kereta yang melibatkan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur, akan mendapatkan bantuan.
Kepastian tersebut disampaikan Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul saat mengunjungi salah satu keluarga korban yang tewas dalam kecelakaan itu.
Nantinya, Kementerian Sosial (Kemensos) akan melakukan asesmen untuk mendata korban agar mendapatkan bantuan sesuai kebutuhan masing-masing.
"Jadi secara keseluruhan ada 81 yang luka-luka dan yang wafat 16. Semuanya akan kita lakukan asesmen dan akan kita berikan dukungan program sesuai dengan kebutuhan masing-masing," ujar Gus Ipul usai mengunjungi rumah keluarga Nuryati (62), korban tewas dari tragedi KA-KRL, di Utan Panjang, Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis (30/4/226).
Pemerintah, kata Gus Ipul, tidak akan meninggalkan keluarga korban sendirian tanpa adanya pendampingan hingga dukungan.
"Di samping tentu ada asuransi ya dari Jasa Raharja, tapi dari Kemensos tentu berupa bantuan-bantuan yang ada di kami berupa bansos, santunan, dan terpenting program pemberdayaan," jelas Gus Ipul.

iDoPress/FIRDA JANATI Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mengunjungi rumah keluarga Nuryati (62), korban tewas dari tragedi Kereta Api Argo Bromo Anggrek dengan KRL, di Utan Panjang, Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis (30/4/226).
Santunan kepada Keluarga Korban
Pada hari yang berbeda, Gus Ipul menyampaikan bahwa santunan kepada ahli waris korban meninggal dunia telah ditangani melalui mekanisme asuransi yang berlaku.
Meski santunan dijamin asuransi, Kemensos memastikan negara tetap hadir memberikan dukungan tambahan bagi keluarga korban.
"Untuk santunan kepada ahli waris biasanya sudah ada mekanismenya melalui asuransi. Tetapi bagi keluarga korban, Insya Allah akan kami berikan dukungan berdasarkan hasil asesmen," kata Gus Ipul di Kantor Kemenko PMK, Jakarta Pusat, Rabu (29/4/2026).
Korban Dapat Pelayanan Terbaik
Sementara itu, Presiden Prabowo Subianto meminta agar para korban yang dirawat di rumah sakit mendapat pelayanan terbaik.
"Dalam Bapak Presiden menjenguk tadi tentu yang pertama Beliau memberikan petunjuk untuk seluruh korban yang dirawat untuk diberikan pelayanan yang terbaik," kata Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi dalam keterangannya, Selasa.
Prasetyo turut menyampaikan duka cita mendalam untuk para korban. Dia mengatakan, Prabowo menjenguk para korban sebelum berangkat kunjungan kerja ke luar kota pada Selasa (28/4/2026).
Selama Prabowo di rumah sakit, Kepala Negara juga mendengarkan penjelasan pihak rumah sakit soal penanganan para korban.
"Beliau menyempatkan untuk sedikit berdiskusi mendengar masukan dari kepala rumah sakit terhadap penanganan korban dan kebutuhan peralatan-peralatan di rumah sakit," ucapnya.
Prabowo juga mendapatkan laporan mengenai kejadian tadi malam dari Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi dan Dirut PT KAI Bobby Rasyidin yang turut mendampinginya selama di RSUD Kota Bekasi.



