07-10
Bocah yang Dianiaya "Bapak Pungut" di Depok Kerap Dibiarkan Ibunya Mengemis
2026-07-08
HaiPress

DEPOK, iDoPress – A, bocah yang dianiaya pengemis bernama Wajir (48) di dekat jembatan penyeberangan orang (JPO) Margocity, Kota Depok, kerap dibiarkan mengemis oleh ibunya, S (25).
Wajir bahkan mengaku "bapak pungut" A saat ditegur warga soal penganiayaan itu.
"Kedua belah pihak saling mengenal. Dan anak A ini diserahkan untuk dibawa mengemis atau mengamen di jalan," ujar Kepala Seksi Hubungan Masyarakat (Kasi Humas) Polres Metro Depok AKP Hendra saat dikonfirmasi iDoPress melalui pesan WhatsApp, Rabu (8/7/2026).
Setelah peristiwa tersebut menjadi sorotan, S berjanji tidak lagi membiarkan anaknya ikut mengemis bersama Wajir maupun pihak lain.
"Ibu korban mengaku siap dan mampu menjaga anaknya, dan tidak akan menyerahkan anaknya untuk dibawa mengemis lagi oleh pelaku," kata Hendra.
Hal ini tertuang dalam surat pernyataan perdamaian yang ditandatangani di atas materai oleh kedua belah pihak usai prosesi mediasi di Polres Metro Depok.
Meski A dianiaya Wajir, ibu korban memilih tidak membawa perkara tersebut ke ranah hukum.
S memutuskan menyelesaikan persoalan secara kekeluargaan bersama terduga pelaku.
"Sudah ada perdamaian kedua belah pihak, dan mereka membuat pernyataan," ujar Hendra.
Sebagai informasi, video dugaan penganiayaan terhadap A beredar luas di media sosial, salah satunya diunggah oleh akun Instagram @depokupdateco.
Dalam video tersebut, sejumlah warga tampak mengerumuni lokasi setelah menduga anak yang mengenakan baju tidur berwarna biru bermotif Doraemon mengalami perlakuan kasar saat diajak mengemis.
Warga kemudian menghentikan aksi pelaku dan memberikan pertolongan kepada korban sebelum akhirnya peristiwa itu dilaporkan kepada pihak kepolisian.
Namun, pelaku justru marah-marah saat ditegur dan menyebut bahwa bocah tersebut nakal.
Pelaku juga sempat mengaku sebagai bapak pungut dari bocah tersebut karena orangtuanya tidak mau mengurus.
"Bukan (bapak kandung). Bapak pungut, emaknya enggak mau ngurus, bapaknya enggak mau ngurus," ujar pelaku saat ditanya warga yang menegur tindakannya.
iDoPress berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung iDoPress Plus sekarang



